Mungkin anda pernah melihat notasi IP address seperti ini 192.168.0.0/24 atau 10.0.0.1/8 atau 192.168.0.0/16.
Nah contoh – contoh yang saya sebutkan di atas itulah yang disebut dengan Notasi CIDR
CIDR merupakan sebuah notasi untuk mengklasifikasikan alamat IP berdasarkan class IP.
Nah pengklasifikasian alamat IP ini sudah tersedia secara default.
untuk IP class A maka notasinya adalah (/8)
untuk IP class B maka notasinya adalah (/16)
untuk IP class C maka notasinya adalah (/24)
(more…)
Untuk setting date and time di linux, apabila mesin anda digunakan untuk server, mungkin lebih bagus jika anda menggunakan ntpdate.
Saya disini tidak akan membahas mengenai ntpdate, tetapi bagaimana caranya setting date and time lewat command di Linux.
Untuk setting date and time anda bisa menggunakan command date.
Command ini selain digunakan untuk mengecek date and time, juga bisa untuk setting date and time, untuk settingnya ketikkan command ini :
$ sudo date -s "11/27/2007 12:25:00"
Reboot PC anda dan selesai
Jika di Windows anda ingin melakukan split file anda bisa menggunakan program splitter.
Jika file archive anda ingin di-split anda bisa menggunakan 7zip atau winrar.
Bagaimana jika anda ingin men-split file di linux ?
Linux menyediakan command split yang dapat digunakan untuk split file, untuk menggabungnya kita bisa menggunakan perintah cat
Berikut adalah langkahnya :
1. Untuk split file
$ split -d -b BesarPerFile FileYangInginDisplit NamaOutputFile
contoh :
$ split -d -b 3m test.zip test.zip
Ket :
3m = 3 MB
2. Untuk menggabungkan file-nya
$ cat NamaFile* > gabungan.zip
contoh :
$ cat test.zip0* > gabungan.zip
Selamat mencoba
Referensi :
http://www.linuxquestions.org/questions/linux-software-2/tar-split-question-605013/
http://www.linuxagora.com/vbforum/archive/index.php/t-185.html
Rsync adalah sebuah software yang mensinkronisasikan file dan direktori dari satu lokasi ke lokasi lain.
Dengan Rsync pengkopian data dilakukan dapat lebih cepat, karena Rsync bisa melakukan pengecekan file yang beda saja yang akan dicopykan, karena algoritma yang digunakannya.
Berikut adalah beberapa contoh command rsync :
1. Copy secara lokal
$ rsync source destination
contoh :
$ rsync /home/folder/file.pdf /media/flashdisk/
2. Copy dari remote source
$ rsync foo:source destination
contoh :
$ rsync root@192.168.0.2:/root/file.pdf /media/flashdisk/
3. Copy ke remote destination
$ rsync source foo:destination
contoh :
$ rsync /root/file.pdf root@192.168.0.2:/media/flashdisk/
4. Copy entire direktori
$ rsync --recursive source destination
contoh :
$ rsync --recursive /root/FolderYangMauDicopy /media/flashdisk/
Mungkin itu adalah sedikit mengenai rsync, untuk lebih lengkapnya anda dapat mengetikkan command :
$ man rsync
Selamat mencoba
Referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Rsync
http://www.samba.org/rsync/features.html
Pada tulisan saya yang sebelumnya, saya telah menuliskan bagaimana membangun OpenVPN server menggunakan TUN, nah bagaimana jika diinginkan membangun OpenVPN Server menggunakan TAP ?
TUN adalah sebuah device point to point IP Link, dimana implementasi OpenVPN menggunakan routing.
TAP adalah sebuah device virtual ethernet, dimana implementasi OpenVPN menggunakan bridging.
Dengan menggunakan bridging, VPN Client anda dapat mendapatkan IP yang satu subnet dengan VPN Server anda.
Dengan begitu anda dapat me-remote client anda dan client dapat me-remote anda.
Misal topologi jaringan seperti berikut ini :
vpn client===internet===gateway (202.123.456.789, 192.168.0.2)===pc router(192.168.0.11)===vpn server (192.168.0.250)
Berikut adalah langkah instalasi OpenVPN Server di Ubuntu :
1. Install paket OpenVPN dari repo
$ sudo apt-get install openvpn bridge-utils
2. Buat direktori keys yang berada di dalam direktori /etc/openvpn
$ sudo mkdir /etc/openvpn/keys
(more…)
VPN atau biasa disebut juga dengan Virtual Private Network adalah sebuah jaringan komputer yang menghubungkan antara komputer anda dengan komputer remote di suatu tempat misalnya di kantor anda.
Koneksi VPN memungkinkan anda untuk me-remote komputer anda yang berada di suatu tempat (remote site) dari rumah anda atau dari tempat lain, asalkan anda mempunyai akses internet.
Berikut adalah langkah instalasi OpenVPN Server di Ubuntu :
1. Install paket OpenVPN dari repo
$ sudo apt-get install openvpn
2. Buat direktori keys yang berada di dalam direktori /etc/openvpn
$ sudo mkdir /etc/openvpn/keys
(more…)
Mungkin untuk beberapa distro seperti Ubuntu sudah menyediakan integrasi menu untuk pembuatan archive file.
Nah tapi gimana caranya jika ingin membuat archieve dari Linux tapi dengan menggunakan command ?
Berikut adalah langkah – langkah untuk membuat archive di Linux menggunakan command tar :
1. Untuk membuat archive dari folder
$ tar -cvf namafile.extension /path/to/folder
contoh :
$ tar -cvf testing.zip /home/foldersaya/software
2. Untuk membuat archieve dari file
$ tar -cvf namafile.extension /path/to/file1 /path/to/file2
contoh :
$ tar -cvf testing.zip /home/folderku/abc.txt /home/folderku/def.doc
Selamat mencoba
Referensi :
http://www.bleepingcomputer.com/forums/topic42124.html
Serial Call of Duty merupakan serial yang paling saya tunggu2. Setelah memainkan Call of Duty 4, kehadiran serial yang baru ini jelas saya tunggu – tunggu.
Langsung saja saya install game ini, dan begitu setelah selesai terinstall, masalah yang aneh timbul.
Saya coba memainkan Solo Campaign dengan offline mode tentunya, setelah memilih New Game -> dan difficulty ternyata tidak terjadi apa – apa dan kembali ke menu yang sebelumnya.
Semakin bingung dan saya berpikir apakah mungkin game ini masih mengandung bug atau release yang masih belum sempurna.
Akhirnya saya coba googling dan akhirnya menemukan jawaban atas masalah ini. Hal ini disebabkan karena tidak terdapat profile untuk offline mode.
Jadi game tidak dapat dimulai karena tidak ditemukan satu profile pun. Hal ini cukup aneh mengingat di COD 4, begitu tidak terdapat profile saat start new game, otomatis kita akan disuruh untuk membuat profile, tapi tidak di COD WAW ini. Saya menerapkan langkah ini di mesin Windows XP.
(more…)
Jika anda pernah menggunakan iptables di CentOS, mungkin anda akan merasakan sedikit perbedaan jika di Ubuntu.
Di CentOS untuk pengaturan iptables anda dapat meng-edit file konfigurasi yang terletak di /etc/sysconfig/iptables. Jadi jika di CentOS anda ingin mengkonfigurasi iptables anda tinggal anda edit file tersebut dan menjalankan service iptables restart
Untuk di Ubuntu, anda tidak akan menemukan file konfigurasi tersebut, jadi pengaturan iptables di Ubuntu pada dasarnya langsung dari command iptables sendiri.
Nah bagaimana caranya supaya anda bisa membuat file konfigurasi ini di ubuntu ? Jadi setiap anda ingin menambahkan rule baru di Ubuntu anda, anda tinggal meng-edit file tersebut.
(more…)
Port forwarding adalah sebuah teknik untuk mem-forward sebuah port jaringan ke jaringan lain. Hal ini memungkinkan untuk mengakses sebuah port jaringan dari internet.
Sebagai contoh :
Mem-forward port 80, hal ini membuat publik dapat mengakses web server yang berada dalam jaringan anda
Mem-forward port 22, hal ini membuat publik dapat mengakses ssh (secure shell) server yang berada dalam jaringan anda
Mem-forward port 21, hal ini membuat publik dapat mengakses ftp server yang berada dalam jaringan anda.
(more…)