Kali ini saya akan menuliskan bagaimana cara untuk meng-upgrade zenoss 2.1 versi source ke 2.2 versi stack installer atau native package. Saya menggunakan versi .deb bukan .bin
Disini saya menggunakan distro Ubuntu 7.10 sebagai zenoss server saya.
Perhatikan, untuk langkah di bawah ini yang menggunakan tanda “#” berarti anda menjalankan dengan root atau bisa juga dengan sudo, sedangkan tanda “$” anda menjalankan sebagai user zenoss
Berikut adalah langkah untuk meng-upgrade zenoss :
1. Download dulu zenoss untuk Ubuntu yang ber-ekstensi .deb
http://www.zenoss.com/download/links?nt
atau langsung download filenya :
http://heanet.dl.sourceforge.net/sourceforge/zenoss/zenoss-stack_2.2.0-0_i386.deb
2. Zenoss versi stack telah menyertakan mysql di dalamnya dimana secara default untuk mysql di zenoss 2.2 akan berjalan di port 3307. Jadi ganti konfigurasi port mysql dari zenoss anda yang sekarang ke 3307.
Klik di Event Manager -> Tab Edit, ganti port mysql dari 3306 ke 3307
3. Backup semuanya :
$ zenbackup
4. Catat semua ZenPacks yang telah diinstall :
Klik Settings -> ZenPacks
5. Shutdown zenoss, perhatikan agar semua service zenoss telah mati, gunakan kill -9 pid jika perlu :
$ zenoss stop
6. Rename Zenoss yang sekarang dengan nama yang baru :
# mv /usr/local/zenoss /usr/local/zenoss-2.1.3
7. Install package zenoss yang baru saja anda download :
# dpkg -i zenoss-stack*.deb
8. Kopi file konfigurasi ke direktori backup :
$ cd /usr/local/zenoss/zenoss/etc
$ cp zeo.conf zope.conf /tmp
9. Untuk semua zenpack lama yang terinstall, kopikan direktorinya ke direktori zenoss yang baru :
$ cp -r $OLD_ZENHOME/Products/SomeZenPack $ZENHOME/Products/
10. Start mysql
# /usr/local/zenoss/mysql/scripts/ctl.sh start
11. Load data anda kembali dengan zenrestore :
$ NOW=`date +%Y%m%d`
$ /usr/local/zenoss/zenoss/bin/zenrestore --dbuser=zenoss --dbpass=zenoss --file /usr/local/zenoss-2.1.3/backups/zenbackup_$NOW.tgz
12. Kopikan file konfigurasi yang tadi anda backup
$ cp /tmp/zope.conf /usr/local/zenoss/zenoss/etc
$ cp /tmp/zeo.conf /usr/local/zenoss/zenoss/etc
13. Start zeo
$ /usr/local/zenoss/zenoss/bin/zeoctl start
14. Migrasikan data anda :
$ /usr/local/zenoss/zenoss/bin/zenmigrate
15. Registerkan portlet kembali :
$ /usr/local/zenoss/zenoss/bin/zendmd
>>> from Products.ZenWidgets.ZenossPortlets.ZenossPortlets \
import register_default_portlets
>>> register_default_portlets(zport.ZenPortletManager)
>>> commit()
Setelah selesai tekan CTRL+D
16. Start zenoss:
$ /usr/local/zenoss/zenoss/bin/zenoss start
17. Hapus symlink lama dari zenoss yang terletak di /etc/init.d
# rm -rf zenoss
18. Buat symlink baru dari zenoss ke /etc/init.d
# ln -s /usr/local/zenoss/zenoss/bin/zenoss /etc/init.d
19. Edit file .bashrc dari user zenoss :
$ vi /home/zenoss/.bashrc
edit entry zenhome yang asalnya :
export ZENHOME=/usr/local/zenoss
menjadi :
export ZENHOME=/usr/local/zenoss/zenoss
Save hasil editan anda !
20. Restart mesin zenoss anda, dan setelah itu akses kembali :
http://ipzenossserver:8080
Sekarang zenoss anda sudah ter-upgrade ke versi 2.2
No Comments Yet so far
Leave a comment
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>